Assalamualaikum wbt..
diharap semoga semuanya berada dlm keadaan sihat n sentiasa ceria..bersyukur krn masih diberi nafas oleh Allah SWT utk bernafas dibumi-Nya..Alhamdulillah, masih diberi kesempatan untuk bertemu dgn bulan mulia penuh keberkatan, iaitu Ramadhan al-Mubarak, yg semestinya dtg bersama2 dgn rahmat n keberkatan drpd Allah SWT..x sabar rasanya ingin menunaikan ibadah puasa n solat sunat tarawikh yg hnya terdapat dlm bulan Ramadhan sahaja..
semoga Allah SWT panjangkan umurku dan kurniakanku kesihatan yang baik supaya aku dpt menunaikan apa yg difardhukan oleh Allah sepanjang bulan Ramadhan dan semoga dpt ku bertemu dgn Ramadhan yg akan dtg pula, amin ya rabbal 'alamin..
HIDUP MEMERLUKAN PENGORBANAN. PENGORBANAN MEMERLUKAN PERJUANGAN. PERJUANGAN MEMERLUKAN KETABAHAN. KETABAHAN MEMERLUKAN KEYAKINAN. KEYAKINAN MENENTUKAN KEJAYAAN. KEJAYAAN PULA AKAN MENENTUKAN KEBAHAGIAAN.
Sunday, August 8, 2010
Thursday, July 29, 2010
KETIKA ALLAH MEMILIHMU UNTUKKU
Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..
Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu..
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..
Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya..
Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..
Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..
Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh..
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..
Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..
Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu..
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..
Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya..
Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..
Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..
Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh..
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..
Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..
Wednesday, July 7, 2010
PILIHANKU...
Pilihanku...
Bukannya pada paras rupa yang menawan hati...
Kerana cintaku bukan pada pandangan semata...
Takut jika diwarnai kegelapan...
Kita buta hilang arah...
Pilihanku...
Bukannya pada manis tutur kata bermadah...
Kerana cintaku bukan pada janji yang bermaharajalela...
Andainya suara dikaburi fitnah...
Kita rebah tiada bermaya...
Pilihanku...
Bukan pada banyaknya harta dunia...
Kerana cintaku bukannya ternilai dengan harga...
Bimbang kemewahan membawa leka...
Menghilangkan cinta kita pada-Nya...
Lalu dimanakah bahagia?
Pilihanku...
Seorang yang buta...
Buta menilai paras rupa...
Sesungguhnya syahadahnya menggegar seluruh jiwaku...
Keikhlasannya melakar cinta yang diredhai...
Tongkatnya pada akidah yang menyinari laluan bahagia
Pilihanku...
Seorang yang bisu...
Bisu mengungkapkan janji yang tiada pasti...
Kerana harapan disandarkan pada Illahi...
Pendiriannya menusuk nurani hawa...
Bait-bait kesyukurannya lahir pada sujud seorang hamba
Pilihanku itu...
Seorang yang papa dan hina...
Papa dengan takbur yang mengubur...
Hina kerana sederhana...
Iman memujuk jiwanya...
Cintanya pada agama mengikat tali ukhwah...
Lalu disimpul teguh pada tiang pernikahan...
Pilihan Kami...
Pada agama yang memelihara
Pada syahadah yang mengiringi
Pada Al-Quran yang membimbing.
Biar...
Cinta kami pada Maha Menyintai...
Kerana janji-Nya pasti...
Cinta kami pada Kekasih Illahi
Kerana memimpin ke jalan bahagia yang hakiki...
Kasih isteri pada cinta yang diberi...
Biarlah sampai ke akhirat nanti...
Kerana yang sebenarnya ku mahukan padanya...
Bukan cuma kekasih duniawi...
Tapi teman menuju Syurgawi...
Ramai yang mencari cinta tapi tertipu olehnya, ramai yang kecewa kerana cinta dan putus asa pada rahmat-Nya, ramai yang membenci cinta dan membenci nyawanya. Kerana cinta yang dicari tanpa melalui Pencipta adalah cinta yang tiada batasnya. Cinta tanpa batasan hanya cinta sekadar hiburan. Hiburan yang bukan hanya melalaikan jiwa, menggelapkan hati malah buta pada Pencipta. Bila musibah melanda, mula salahkan Tuhan kerana tidak menyedarkan dari leka. Hati kita yang lemah, sentiasa digadai nafsu, sebab itu kita kena berpegang pada sandaran yang kukuh, Allah SWT. Adanya IMAN...apapun cabaran, kita tetap mara ke hadapan, insyaALLAH...
Bukannya pada paras rupa yang menawan hati...
Kerana cintaku bukan pada pandangan semata...
Takut jika diwarnai kegelapan...
Kita buta hilang arah...
Pilihanku...
Bukannya pada manis tutur kata bermadah...
Kerana cintaku bukan pada janji yang bermaharajalela...
Andainya suara dikaburi fitnah...
Kita rebah tiada bermaya...
Pilihanku...
Bukan pada banyaknya harta dunia...
Kerana cintaku bukannya ternilai dengan harga...
Bimbang kemewahan membawa leka...
Menghilangkan cinta kita pada-Nya...
Lalu dimanakah bahagia?
Pilihanku...
Seorang yang buta...
Buta menilai paras rupa...
Sesungguhnya syahadahnya menggegar seluruh jiwaku...
Keikhlasannya melakar cinta yang diredhai...
Tongkatnya pada akidah yang menyinari laluan bahagia
Pilihanku...
Seorang yang bisu...
Bisu mengungkapkan janji yang tiada pasti...
Kerana harapan disandarkan pada Illahi...
Pendiriannya menusuk nurani hawa...
Bait-bait kesyukurannya lahir pada sujud seorang hamba
Pilihanku itu...
Seorang yang papa dan hina...
Papa dengan takbur yang mengubur...
Hina kerana sederhana...
Iman memujuk jiwanya...
Cintanya pada agama mengikat tali ukhwah...
Lalu disimpul teguh pada tiang pernikahan...
Pilihan Kami...
Pada agama yang memelihara
Pada syahadah yang mengiringi
Pada Al-Quran yang membimbing.
Biar...
Cinta kami pada Maha Menyintai...
Kerana janji-Nya pasti...
Cinta kami pada Kekasih Illahi
Kerana memimpin ke jalan bahagia yang hakiki...
Kasih isteri pada cinta yang diberi...
Biarlah sampai ke akhirat nanti...
Kerana yang sebenarnya ku mahukan padanya...
Bukan cuma kekasih duniawi...
Tapi teman menuju Syurgawi...
Ramai yang mencari cinta tapi tertipu olehnya, ramai yang kecewa kerana cinta dan putus asa pada rahmat-Nya, ramai yang membenci cinta dan membenci nyawanya. Kerana cinta yang dicari tanpa melalui Pencipta adalah cinta yang tiada batasnya. Cinta tanpa batasan hanya cinta sekadar hiburan. Hiburan yang bukan hanya melalaikan jiwa, menggelapkan hati malah buta pada Pencipta. Bila musibah melanda, mula salahkan Tuhan kerana tidak menyedarkan dari leka. Hati kita yang lemah, sentiasa digadai nafsu, sebab itu kita kena berpegang pada sandaran yang kukuh, Allah SWT. Adanya IMAN...apapun cabaran, kita tetap mara ke hadapan, insyaALLAH...
Wednesday, June 23, 2010
CINTA...
CINTA...
Andai saja kau bisa merasa getaran HATIku,
Kaun akan tahu betapa aku sangat meRINDUImu,
Andai saja kau bisa menadah AIR MATAku,
Kau akan tahu betapa aku takut keHILANGANmu,
Andai saja Kau JAUH dari diriku,
Kau akan lihat betapa KOSONGnya hidupku,
Andai saja Kau HILANG dariku,
Berjuta nyawapun tidak mampu mengHIDUPkan JIWAku,
CINTA...
Jatuhnya aku pada kekuatan cinta tanpa melihatmu...
Butanya aku pada dugaan yang menguji kasihku...
Biar nyawa jadi taruhan asalkan cinta ini dipertahankan...
Biar harta dan jasad terkorban...
Kerana cinta ini yang ku damba!
CINTA...
Menyebut namamu takkan pernah jemu...
Mengingatimu takkan pernah lupa...
Memujimu takkan pernah rapuh...
Janjimu sentiasa teguh...
Cinta sehidup dan selepas mati..
Cinta yang sentiasa bahagia walau derita...
Aku menyintai sesuatu kerana cinta itu!
Aku hidup kerana cinta itu!
Aku mati kerana cinta itu!
Cukup bagiku cintaMu..
Itulah pelindung yang memeliharaku...
Itulah ketenangan yang mententeramkan aku...
Itulah kebahagiaan yang menyinariku...
Engkau yang selalu ada...
Engkau yang sentiasa bersama...
Saat suka dan duka...
Aku cinta padaMu...
Aku cinta pada takdirMu...
Aku cinta pada jalanMu...
Atas nama cinta...
"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu pesuruh Allah..."
Atas nafas cinta...
Subhanallah...
Alhamdulillah...
Allahhu Akhbar...
Jihad cinta buatmu Ya Rabb...
Pelihara nadiku untuk sentiasa mengingatiMu...
Pelihara hatiku untuk sentiasa beriman padaMu...
Andai saja kau bisa merasa getaran HATIku,
Kaun akan tahu betapa aku sangat meRINDUImu,
Andai saja kau bisa menadah AIR MATAku,
Kau akan tahu betapa aku takut keHILANGANmu,
Andai saja Kau JAUH dari diriku,
Kau akan lihat betapa KOSONGnya hidupku,
Andai saja Kau HILANG dariku,
Berjuta nyawapun tidak mampu mengHIDUPkan JIWAku,
CINTA...
Jatuhnya aku pada kekuatan cinta tanpa melihatmu...
Butanya aku pada dugaan yang menguji kasihku...
Biar nyawa jadi taruhan asalkan cinta ini dipertahankan...
Biar harta dan jasad terkorban...
Kerana cinta ini yang ku damba!
CINTA...
Menyebut namamu takkan pernah jemu...
Mengingatimu takkan pernah lupa...
Memujimu takkan pernah rapuh...
Janjimu sentiasa teguh...
Cinta sehidup dan selepas mati..
Cinta yang sentiasa bahagia walau derita...
Aku menyintai sesuatu kerana cinta itu!
Aku hidup kerana cinta itu!
Aku mati kerana cinta itu!
Cukup bagiku cintaMu..
Itulah pelindung yang memeliharaku...
Itulah ketenangan yang mententeramkan aku...
Itulah kebahagiaan yang menyinariku...
Engkau yang selalu ada...
Engkau yang sentiasa bersama...
Saat suka dan duka...
Aku cinta padaMu...
Aku cinta pada takdirMu...
Aku cinta pada jalanMu...
Atas nama cinta...
"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu pesuruh Allah..."
Atas nafas cinta...
Subhanallah...
Alhamdulillah...
Allahhu Akhbar...
Jihad cinta buatmu Ya Rabb...
Pelihara nadiku untuk sentiasa mengingatiMu...
Pelihara hatiku untuk sentiasa beriman padaMu...
Tuesday, June 15, 2010
Titipan Istimewa Buat Calon Zaujahku..Drpd Adam Utk Hawa
Bismillahirrahmanirrahim...
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasihani
Assolatuwassalam a’la Rasulillah
Selawat dan Salam buat Nabi Muhammad saw, Pembawa Rahmat Seluruh Alam…
Salam sejahtera buat calon zaujahku yang dihijab pertemuan olehNya sehingga detik kita disatukan dengan lafaz ijab bersaksi qabul berwali. Semoga langkahmu tangkas dengan semangat juang Islam. Walau apapun yang kita lakukan, dasarilah ia dengan memohon keredhaanNya supaya setiap langkah itu beroleh keberkatan.
"Ya Allah, gembirakanlah aku dengan redhaMu”
Kukira untaian doa srikandi iman, Sayyidah Nafisah binti Hasan bin Zaid bin Hasan bin Ali bin Abu Thalib ini mampu menyuburkan hatimu dengan Nur KasihNya.
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang.¨ (Ar-Rum: 21)
Telah dikhabarkan bahawa engkau adalah calon yang sekufu untukku, bakal menjadi peneman solehah bersamaku merentas becaknya denai-denai perjuangan Islam ini. InsyaAllah. Kesesuaian ini telah kupohon dalam setiap doaku padaNya, dalam setiap sujudku, dalam setiap ibadah hajat dan istikharahku selama ini.
Tanpa jemu walaupun pertemuan itu masih dirahsiakan. Besar kurniaanNya kepada kita. Hijab itu membolehkan aku dan kau melengkapkan diri masing-masing dengan bekalan agama agar baitul muslim kita nanti tidak suram dengan Nur keimanan yang malap.
Calon zaujahku yang dirahmati,
”Dinikahi seorang wanita itu kerana empat perkara hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah hal keagamaannya, maka beruntunglah kedua-dua tanganmu..”
Bukan harta yang kuperlukan, bukan keturunan yang menjadi keutamaan, bukan
kecantikan yang kuidamkan, tetapi kefasihan agamamu itu yang aku dambakan. Itulah hikmah sekufu yang menjadi asas usrah muslim antara aku, kau dan anak-anak pewaris ketauhidan Islam dalam mengESAkan Allah Yang Satu.
“Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dan lelaki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa–bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi maha Mengenal.” (Al-Hujarat: 13)
Sirah telah membuktikan bahawa seorang Khalifah mulia menjodohkan puteranya dengan seorang gadis penjual susu lantaran iman yang kuat menjadi benteng gadis itu daripada menderhakai Allah. Akhlak indah yang menjadi pakaian gadis suci itu membuatkan hati Khalifah terpaut. Inilah kisah yang ingin aku kongsikan denganmu wahai calon zaujahku.
Pada suatu malam Khalifah Umar Ibnu Khattab sedang membuat tinjauan terhadap rakyat-rakyatnya. Sampailah Umar ra. di sebuah rumah penduduk, ketika itu mereka sedang berbincang tentang sesuatu. Umar mendengar semua perbincangan mereka. Seorang ibu berkata kepada anak perempuannya:“Anakku bangunlah, serta campurkanlah susu itu dengan air.
Puterinya menjawab: Apakah ibu belum mendengar larangan daripada Amirul Mukminin itu?
Ibu itu bertanya lagi:“Apakah larangan Amirul Mukminin itu?”
Puterinya menjelaskan: “Wahai ibu, sesungguhnya Amirul Mukminin melarang umat Islam menjual susu yang dicampurkan dengan air”
Ibu itu berkata lagi: “Cepatlah engkau campurkan susu itu dengan air, tak usahlah kamu takut dengan Saidina Umar, kerana ia tidak melihatnya”
Puterinya menjawab: “Wahai ibuku, memang Umar ra. tidak melihat kita, tetapi Tuhan yang disembah Umar melihat kita. Maafkan saya wahai ibuku, kerana tidak dapat mematuhi permintaanmu. Saya tidak mahu menjadi orang yang munafik mematuhi perintah di hadapan orang ramai, tetapi melanggarnya apabila di belakang mereka.”
Khalifah Umar ra. yang terkenal tegas itu menjadi terharu hatinya. Umar ra. merasa bangga dengan ketaqwaan gadis miskin penjual susu tersebut. Setelah pagi, Saidina Umar memerintahkan puteranya Ashim supaya pergi ke rumah gadis tersebut.
“Wahai anakku, pergilah engkau ke sebuah rumah penduduk, di dalamnya ada gadis penjual susu, jika ia masih sendiri, pinanglah ia. Mudah-mudahan Allah akan memberikan kurnia kepadamu anak yang soleh.”
Ternyata dugaan Saidina Umar ra. itu benar sekali. Ashim menikah dengan wanita yang mulia tersebut dan mendapat seorang anak perempuan yang bernama Ummu Ashim. Kemudian Ummu Ashim berkahwin dengan Abdul Aziz bin Marwan, dan mereka mendapat seorang anak lelaki yang bernama Umar bin Abdul Aziz, yang kemudian menjadi seorang khalifah yang terkenal dan bijaksana.
Jika asas baitul muslim itu kukuh, tidak mustahil ia mampu melahirkan pejuang-pejuang agamaNya yang berpedangkan taqwa dan berperisaikan iman. Di hati mereka bercahaya dengan kasih sayang Ilahi kerana mereka lahir daripada bait penyatuan dua jiwa yang hidup berbumbungkan sunnah berpelitakan al-Quran, berdindingkan wasatiah dan qanaah. Itulah hakikat sebuah baitul muslim.
Calon zaujahku yang telah dijanjikanNya ,
" Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka".(An-Nissa’:34)
Surah yang diberikan kemuliaan buatmu dan insan yang bergelar wanita. Istimewanya dirimu sehinggakan Allah menukilkan pesananNya dalam surah khusus buatmu. Dan itulah janji-janji Allah bahawa seorang wanita yang solehah itulah mutiara syurga buat suaminya walaupun kekayaan duniawi tidak terhampar di kakimu.
Maafkan aku kiranya tiada harta yang mewah, mutiara atau kilauan permata kupersembahkan dalam hidupmu. Tetapi, aku hanya mampu menjanjikan hantaran yang paling berguna untuk kita berdua sepanjang zaman. Itulah panduanNya, Qalamullah. Islam menegaskan agar ku ajar dirimu mengenal Allah, zat yang agung. Itulah kunci kesempurnaan yang hakiki.
Seringkali kau mengeluh, kau hanya insan lemah. Sedarilah bakal isteriku, kelemahanmu itu adalah kekuatan yang dikurniakan Allah buatmu. Dari kelemahan itu, terletaknya rahim yang telah melahirkan seorang Rasul, seorang Nabi, seorang abid dan juga pejuang jihad yang Allah janjikan syurga demi setitis darah mereka.
Ia lahir daripada jerih doamu, penat sabarmu dan lelah tabahmu. Akal setipis rambut, tebalkan dengan ilmu.Hati serapuh kaca,kuatkan dengan iman. Perasaan selembut sutera,hiasilah dengan akhlak.
Bantulah aku dalam mentakrifkan pernikahan ini. Semoga ia menjadi wasilah sebuah pembangunan insaniyyah yang akan menjadi khemah dakwah dan tarbiyyah.
Bakal isteriku yang dirahmati,
Titipan ini sudah sampai ke penghujungnya. Namun, doaku padamu tidak pernah berakhir. Seperti doaku padaNya, moga saf antara aku dan dirimu akan bersama-sama melaluisiratulmustaqim yang lurus menuju jannahNya yang dirindui. InsyaAllah.
Andai ada ingatan darimu, pohonkan dariNya moga aku terus tegak dalam memperjuangkan kalimahNya walau dijengahmehnah lantaran zaman ini adalah pengakhiran sebuah destinasi.. Dunia sudah terlalu tua, ia hanya menanti masa.
Salam buat teman solehahku..
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasihani
Assolatuwassalam a’la Rasulillah
Selawat dan Salam buat Nabi Muhammad saw, Pembawa Rahmat Seluruh Alam…
Salam sejahtera buat calon zaujahku yang dihijab pertemuan olehNya sehingga detik kita disatukan dengan lafaz ijab bersaksi qabul berwali. Semoga langkahmu tangkas dengan semangat juang Islam. Walau apapun yang kita lakukan, dasarilah ia dengan memohon keredhaanNya supaya setiap langkah itu beroleh keberkatan.
"Ya Allah, gembirakanlah aku dengan redhaMu”
Kukira untaian doa srikandi iman, Sayyidah Nafisah binti Hasan bin Zaid bin Hasan bin Ali bin Abu Thalib ini mampu menyuburkan hatimu dengan Nur KasihNya.
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang.¨ (Ar-Rum: 21)
Telah dikhabarkan bahawa engkau adalah calon yang sekufu untukku, bakal menjadi peneman solehah bersamaku merentas becaknya denai-denai perjuangan Islam ini. InsyaAllah. Kesesuaian ini telah kupohon dalam setiap doaku padaNya, dalam setiap sujudku, dalam setiap ibadah hajat dan istikharahku selama ini.
Tanpa jemu walaupun pertemuan itu masih dirahsiakan. Besar kurniaanNya kepada kita. Hijab itu membolehkan aku dan kau melengkapkan diri masing-masing dengan bekalan agama agar baitul muslim kita nanti tidak suram dengan Nur keimanan yang malap.
Calon zaujahku yang dirahmati,
”Dinikahi seorang wanita itu kerana empat perkara hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah hal keagamaannya, maka beruntunglah kedua-dua tanganmu..”
Bukan harta yang kuperlukan, bukan keturunan yang menjadi keutamaan, bukan
kecantikan yang kuidamkan, tetapi kefasihan agamamu itu yang aku dambakan. Itulah hikmah sekufu yang menjadi asas usrah muslim antara aku, kau dan anak-anak pewaris ketauhidan Islam dalam mengESAkan Allah Yang Satu.
“Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dan lelaki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa–bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi maha Mengenal.” (Al-Hujarat: 13)
Sirah telah membuktikan bahawa seorang Khalifah mulia menjodohkan puteranya dengan seorang gadis penjual susu lantaran iman yang kuat menjadi benteng gadis itu daripada menderhakai Allah. Akhlak indah yang menjadi pakaian gadis suci itu membuatkan hati Khalifah terpaut. Inilah kisah yang ingin aku kongsikan denganmu wahai calon zaujahku.
Pada suatu malam Khalifah Umar Ibnu Khattab sedang membuat tinjauan terhadap rakyat-rakyatnya. Sampailah Umar ra. di sebuah rumah penduduk, ketika itu mereka sedang berbincang tentang sesuatu. Umar mendengar semua perbincangan mereka. Seorang ibu berkata kepada anak perempuannya:“Anakku bangunlah, serta campurkanlah susu itu dengan air.
Puterinya menjawab: Apakah ibu belum mendengar larangan daripada Amirul Mukminin itu?
Ibu itu bertanya lagi:“Apakah larangan Amirul Mukminin itu?”
Puterinya menjelaskan: “Wahai ibu, sesungguhnya Amirul Mukminin melarang umat Islam menjual susu yang dicampurkan dengan air”
Ibu itu berkata lagi: “Cepatlah engkau campurkan susu itu dengan air, tak usahlah kamu takut dengan Saidina Umar, kerana ia tidak melihatnya”
Puterinya menjawab: “Wahai ibuku, memang Umar ra. tidak melihat kita, tetapi Tuhan yang disembah Umar melihat kita. Maafkan saya wahai ibuku, kerana tidak dapat mematuhi permintaanmu. Saya tidak mahu menjadi orang yang munafik mematuhi perintah di hadapan orang ramai, tetapi melanggarnya apabila di belakang mereka.”
Khalifah Umar ra. yang terkenal tegas itu menjadi terharu hatinya. Umar ra. merasa bangga dengan ketaqwaan gadis miskin penjual susu tersebut. Setelah pagi, Saidina Umar memerintahkan puteranya Ashim supaya pergi ke rumah gadis tersebut.
“Wahai anakku, pergilah engkau ke sebuah rumah penduduk, di dalamnya ada gadis penjual susu, jika ia masih sendiri, pinanglah ia. Mudah-mudahan Allah akan memberikan kurnia kepadamu anak yang soleh.”
Ternyata dugaan Saidina Umar ra. itu benar sekali. Ashim menikah dengan wanita yang mulia tersebut dan mendapat seorang anak perempuan yang bernama Ummu Ashim. Kemudian Ummu Ashim berkahwin dengan Abdul Aziz bin Marwan, dan mereka mendapat seorang anak lelaki yang bernama Umar bin Abdul Aziz, yang kemudian menjadi seorang khalifah yang terkenal dan bijaksana.
Jika asas baitul muslim itu kukuh, tidak mustahil ia mampu melahirkan pejuang-pejuang agamaNya yang berpedangkan taqwa dan berperisaikan iman. Di hati mereka bercahaya dengan kasih sayang Ilahi kerana mereka lahir daripada bait penyatuan dua jiwa yang hidup berbumbungkan sunnah berpelitakan al-Quran, berdindingkan wasatiah dan qanaah. Itulah hakikat sebuah baitul muslim.
Calon zaujahku yang telah dijanjikanNya ,
" Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka".(An-Nissa’:34)
Surah yang diberikan kemuliaan buatmu dan insan yang bergelar wanita. Istimewanya dirimu sehinggakan Allah menukilkan pesananNya dalam surah khusus buatmu. Dan itulah janji-janji Allah bahawa seorang wanita yang solehah itulah mutiara syurga buat suaminya walaupun kekayaan duniawi tidak terhampar di kakimu.
Maafkan aku kiranya tiada harta yang mewah, mutiara atau kilauan permata kupersembahkan dalam hidupmu. Tetapi, aku hanya mampu menjanjikan hantaran yang paling berguna untuk kita berdua sepanjang zaman. Itulah panduanNya, Qalamullah. Islam menegaskan agar ku ajar dirimu mengenal Allah, zat yang agung. Itulah kunci kesempurnaan yang hakiki.
Seringkali kau mengeluh, kau hanya insan lemah. Sedarilah bakal isteriku, kelemahanmu itu adalah kekuatan yang dikurniakan Allah buatmu. Dari kelemahan itu, terletaknya rahim yang telah melahirkan seorang Rasul, seorang Nabi, seorang abid dan juga pejuang jihad yang Allah janjikan syurga demi setitis darah mereka.
Ia lahir daripada jerih doamu, penat sabarmu dan lelah tabahmu. Akal setipis rambut, tebalkan dengan ilmu.Hati serapuh kaca,kuatkan dengan iman. Perasaan selembut sutera,hiasilah dengan akhlak.
Bantulah aku dalam mentakrifkan pernikahan ini. Semoga ia menjadi wasilah sebuah pembangunan insaniyyah yang akan menjadi khemah dakwah dan tarbiyyah.
Bakal isteriku yang dirahmati,
Titipan ini sudah sampai ke penghujungnya. Namun, doaku padamu tidak pernah berakhir. Seperti doaku padaNya, moga saf antara aku dan dirimu akan bersama-sama melaluisiratulmustaqim yang lurus menuju jannahNya yang dirindui. InsyaAllah.
Andai ada ingatan darimu, pohonkan dariNya moga aku terus tegak dalam memperjuangkan kalimahNya walau dijengahmehnah lantaran zaman ini adalah pengakhiran sebuah destinasi.. Dunia sudah terlalu tua, ia hanya menanti masa.
Salam buat teman solehahku..
Friday, May 7, 2010
17 KEBAIKAN SUJUD
1.Membetulkan kedudukan buah pinggang yang terkeluar sedikit daripada tempat asalnya.
2. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh.
3. Melegakan sakit hernia.
4. Mengurangkan sakit sengugut ketika haid.
5. Melegakan paru-paru daripada ketegangan.
6. Mengurangkan kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa.
7. Kedudukan sujud adalah paling baik untuk berehat dan mengimbangkan lingkungan bahagian belakang tubuh.
8. Meringankan bahagian pelvis.
9. Memberi dorongan supaya mudah tidur.
10. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut serta punggung ketika akan sujud dan bangun daripada sujud. Pergerakan otot ini akan menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik secara semulajadi dan ia juga akan memastikan kelancaran perjalanan darah.
11. Bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusukan bayi serta terhindar daripada sakit buah dada.
12. Sujud juga mampu mengurangkan kegemukan.
13. Pergerakan bahagian otot sewaktu sujud juga boleh memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal serta terhindar daripada sakit gelombang perut (convulsions).
14. Organ terpenting iaitu otak kita juga akan menerima banyak bekalan darah dan oksigen.
15. Mengelakkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke otak secara kuat dan mengejut serta terhindar dari penyakit salur darah dsb.
16. Dari segi psikologi, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan Yang Maha Pencipta sekaligus mengikis sifat sombong, riak, takbur dsb.
17. Dari sudut perubatan, kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentaliti seseorang.
Wallahu'alam.
Sunday, May 2, 2010
Tentang Aku ja niii....heehehhehehe
Assalamualaikum warahmatullah hi wabarakatuh n Salam Sejahtera..
X dak apa2 pun, just nak berkongsi ckit2 apa yg aku tau ja..maklum la, aku ni bukannya ustazah..ada org kata aku ni iman n maruah x tau letak mana, konon berlagak mcm ustazah (kata aku ni dah bg org laki sentuh aku la, mana dia tau pun aku x tau, aku sendiri pun heran byk kali gak la aku dok pikiaq bila masa aku bg org laki sentuh badan aku, hmm) - pengakuan berani mati aku di alam siber ni hehehee ..kata aku ni langau jahat la - gtau apa yg dia kutuk org (kwn aku sndiri - aku mmg kena gtau sbb dia kwn aku, x niat pun nak laga2kan depa mcm yg dia buat kat aku n kwn aku yg dia kutuk tu..lpas tu dia trus mengata aku mcm2 via sms) hmm..huhu x pa la..selalunya paku dulang paku serpih, mengata org sendiri yg lebih..aku selalu berpegang kpd kata2 : "jika 1 jari menuding kpd org lain, 4 jari lg menuding kpd diri sendiri"..sblum menilai org lain, kita seelok2nya menilai diri kita sendiri..jika rasa diri tu dah berada di tahap maksum mcm nabi2 Allah, x pa la nak menilai org tu mcm ni, orn ni mcm ni @ yg sewaktu dgnnya..dia dpt mandat dari Tuhan kot untuk menilai iman n maruah seseorg..aku x kisah pun apa org nak kata pasai aku, yg penting aku x kacau kehidupan dia, aku x mntak duit dari dia n aku x penah menyusahkan dia pun (dia yg slalu selfish tp dia x penah sedaq)..alhamdulillah, Allah kurniakan aku kesabaran lg n Allah juga kurniakan aku sikap x mementingkan apa yg org nak kata kat aku, yg paling penting mak bapak aku tau apa yg aku buat, segala2nya aku gtau mak aku, ckit pun x penah sembunyi..kehidupan peribadi aku semuanya aku ceritakan kat mak aku, smpaikan hal aku minat lelaki ni ka, lelaki ni minat aku ka hahahahaha (ngeri la kenyataan ni)..so mak aku tau bila aku sedih, kecewa, hepi, n segala mcm lg..semua ttg kwn2 aku sama ada lelaki atau perempuan semua aku cerita..so aku x perlu risau dgn tanggapan or kata2 org sekeliling yg sakit melihat kelebihan n kebahagiaan aku..wooohaaa!!kenyataan yg x bleh blah hahahahhaa.. :-D
Kawan-kawan @ sahabat amat penting dlm hidup kita selepas mak ayah..kalo dok jauh mcm aku ni kan hehehhee, sapa lg yg nak diharapkan melainkan kawan-kawan..xkan la nak kena suruh mak ayah or adik-bradik lain sentiasa dgn kita setiap masa walaupun dok berjauhan..so, disini kita nmpak kepentingan kawan-kawan..kawan yg baik akan sentiasa dgn kita x kira masa susah @ senang..jgn la masa senang lupa kawan, masa susah ja nmpak kawan..time tu semua org jdi kawan baik, friends forever..masa senang, kawan baik kemana, ungkapan friends forever pun hilang mcm tu ja..dlm soal ni, x muncul soal upah-mengupah kawan-kawan utk ingatkan kita, apa yg perlu dibuat or sebagainya..itu merupakan satu kewajipan setiap manusia utk saling ingat-mengingati n bantu-membantu / tolong-menolong antara satu sama lain..setiap mukmin itu bersaudara, setiap doa drpd seorg mukmin kpd mukmin yg lain amat bermakna..kalo kita memutuskan ikatan silaturrahim sesama kita, dlm kubur nnt nak jawab apa bila malaikat bertanya siapa saudara kamu n kewajipan kita kpd saudara kita yg lain????FIKIR-FIKIRKAN DAN SELAMAT BERAMAL..
So....
KAWAN @ SAHABAT ITU AMAT PENTING DLM KEHIDUPAN KITA..
Drpd kawan @ sahabat lah kita kenal dunia sosial dgn lebih luas..kawan @ sahabat merupakan kenangan dan pengalaman hidup yg paling manis n x dpt dilupakan selama-lamanya..
X kisah la apa pandangan @ pendapat korang semua ttg Kawan @ Sahabat ni, yg penting bg aku, Kawan @ Sahabat ni sangat-sangat2 penting n aku x dpt bayangkan hidup aku tanpa insan yg bergelar Kawan @ Sahabat..x kisah la kawan aku tu penah ngutuk aku, tp bila dia sentiasa ada dgn aku setiap masa x kira masa susah @ senang, dia ialah KAWAN @ SAHABAT AKU!!!
bila saya ada masalah dan rasa macam dah tak berdaya, Allah bukan sahaja temukan saya dengan orang yang boleh belai jiwa saya dengan kata2 nasihat. tapi Allah hantar juga pada saya orang yang bermasalah yang saya harus nasihati. setiap nasihat yang meluncur dari diri adalah sebenarnya nasihat yang Allah nak beri pada diri saya sendiri. setiap gerak saya adalah gerakNya, RahmatNya..
Subscribe to:
Posts (Atom)


