Sunday, October 17, 2010

Sahabat Sampai Syurga

Khas buat Sahabat2ku yg dikenali sejak dri sekolah rendah (SKSR), sekolah menengah (SMKPR) dan seterusnya sehingga ke alam universiti (Universiti Malaya), yg dikenali sejak hari pertama mendftar di kolej kediaman kinabalu (UM) sehingga kita terpisah membawa haluan masing2 pada tanggal 9 Ogos 2010..kenangan bersama kalian x dapat dilupakan..sahabat2 ku, jika ada takdir drpd Yang Maha Esa, kita pasti akan bertemu lagi, insyaallah..

Biarkan kerinduan di lautan memori...
Mengimbau kenangan indah yang mengetuk emosi...
Masih segar di ingatan saat mesra berputik...
Hatimu bawa sinaran cahaya inspirasi...

Sahabat...

kau sesungguhnyaTemanku...
dikala suka dan lara...

Tika ku buntu diselubungi sendu...
Kau tiupkan ketabahan kuntum...
mengukir senyuman

Bagaikan embun...
hilang diterbit fajar...
Kau pergi jauh mengejar cita...
Menggapai redha Yang Esa...

Duhai sahabat dengarkanlah...
Bicara hatiku ini...
Meskipun jarak memisahkan...
Namun tiada rentap kasih...

Biarlah waktu menetukan...
nilai ukhwah yang terjalin...
Teruskanlah perjuangan...
hinggaKe titisan darah terakhir...

Dan aku masih di sini...
terus mendaki puncak tertinggi hidupku...

Dan aku terus menanti...
saat yang manis...
akan berulang kembali...

Sahabat...

Sunday, August 8, 2010

Ahlan Wa Sahlan Ya RAMADHAN!!

Assalamualaikum wbt..
diharap semoga semuanya berada dlm keadaan sihat n sentiasa ceria..bersyukur krn masih diberi nafas oleh Allah SWT utk bernafas dibumi-Nya..Alhamdulillah, masih diberi kesempatan untuk bertemu dgn bulan mulia penuh keberkatan, iaitu Ramadhan al-Mubarak, yg semestinya dtg bersama2 dgn rahmat n keberkatan drpd Allah SWT..x sabar rasanya ingin menunaikan ibadah puasa n solat sunat tarawikh yg hnya terdapat dlm bulan Ramadhan sahaja..
semoga Allah SWT panjangkan umurku dan kurniakanku kesihatan yang baik supaya aku dpt menunaikan apa yg difardhukan oleh Allah sepanjang bulan Ramadhan dan semoga dpt ku bertemu dgn Ramadhan yg akan dtg pula, amin ya rabbal 'alamin..

Thursday, July 29, 2010

KETIKA ALLAH MEMILIHMU UNTUKKU

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu..
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya..
Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..

Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh..
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..

Wednesday, July 7, 2010

PILIHANKU...

Pilihanku...
Bukannya pada paras rupa yang menawan hati...
Kerana cintaku bukan pada pandangan semata...
Takut jika diwarnai kegelapan...
Kita buta hilang arah...

Pilihanku...
Bukannya pada manis tutur kata bermadah...
Kerana cintaku bukan pada janji yang bermaharajalela...
Andainya suara dikaburi fitnah...
Kita rebah tiada bermaya...

Pilihanku...
Bukan pada banyaknya harta dunia...
Kerana cintaku bukannya ternilai dengan harga...
Bimbang kemewahan membawa leka...
Menghilangkan cinta kita pada-Nya...
Lalu dimanakah bahagia?

Pilihanku...
Seorang yang buta...
Buta menilai paras rupa...
Sesungguhnya syahadahnya menggegar seluruh jiwaku...
Keikhlasannya melakar cinta yang diredhai...
Tongkatnya pada akidah yang menyinari laluan bahagia

Pilihanku...
Seorang yang bisu...
Bisu mengungkapkan janji yang tiada pasti...
Kerana harapan disandarkan pada Illahi...
Pendiriannya menusuk nurani hawa...
Bait-bait kesyukurannya lahir pada sujud seorang hamba

Pilihanku itu...
Seorang yang papa dan hina...
Papa dengan takbur yang mengubur...
Hina kerana sederhana...
Iman memujuk jiwanya...
Cintanya pada agama mengikat tali ukhwah...
Lalu disimpul teguh pada tiang pernikahan...

Pilihan Kami...
Pada agama yang memelihara
Pada syahadah yang mengiringi
Pada Al-Quran yang membimbing.

Biar...
Cinta kami pada Maha Menyintai...
Kerana janji-Nya pasti...
Cinta kami pada Kekasih Illahi
Kerana memimpin ke jalan bahagia yang hakiki...

Kasih isteri pada cinta yang diberi...
Biarlah sampai ke akhirat nanti...
Kerana yang sebenarnya ku mahukan padanya...
Bukan cuma kekasih duniawi...
Tapi teman menuju Syurgawi...

Ramai yang mencari cinta tapi tertipu olehnya, ramai yang kecewa kerana cinta dan putus asa pada rahmat-Nya, ramai yang membenci cinta dan membenci nyawanya. Kerana cinta yang dicari tanpa melalui Pencipta adalah cinta yang tiada batasnya. Cinta tanpa batasan hanya cinta sekadar hiburan. Hiburan yang bukan hanya melalaikan jiwa, menggelapkan hati malah buta pada Pencipta. Bila musibah melanda, mula salahkan Tuhan kerana tidak menyedarkan dari leka. Hati kita yang lemah, sentiasa digadai nafsu, sebab itu kita kena berpegang pada sandaran yang kukuh, Allah SWT. Adanya IMAN...apapun cabaran, kita tetap mara ke hadapan, insyaALLAH...

Wednesday, June 23, 2010

CINTA...

CINTA...
Andai saja kau bisa merasa getaran HATIku,
Kaun akan tahu betapa aku sangat meRINDUImu,
Andai saja kau bisa menadah AIR MATAku,
Kau akan tahu betapa aku takut keHILANGANmu,
Andai saja Kau JAUH dari diriku,
Kau akan lihat betapa KOSONGnya hidupku,
Andai saja Kau HILANG dariku,
Berjuta nyawapun tidak mampu mengHIDUPkan JIWAku,

CINTA...
Jatuhnya aku pada kekuatan cinta tanpa melihatmu...
Butanya aku pada dugaan yang menguji kasihku...
Biar nyawa jadi taruhan asalkan cinta ini dipertahankan...
Biar harta dan jasad terkorban...
Kerana cinta ini yang ku damba!

CINTA...
Menyebut namamu takkan pernah jemu...
Mengingatimu takkan pernah lupa...
Memujimu takkan pernah rapuh...
Janjimu sentiasa teguh...
Cinta sehidup dan selepas mati..
Cinta yang sentiasa bahagia walau derita...
Aku menyintai sesuatu kerana cinta itu!
Aku hidup kerana cinta itu!
Aku mati kerana cinta itu!

Cukup bagiku cintaMu..
Itulah pelindung yang memeliharaku...
Itulah ketenangan yang mententeramkan aku...
Itulah kebahagiaan yang menyinariku...

Engkau yang selalu ada...
Engkau yang sentiasa bersama...
Saat suka dan duka...
Aku cinta padaMu...
Aku cinta pada takdirMu...
Aku cinta pada jalanMu...


Atas nama cinta...
"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu pesuruh Allah..."

Atas nafas cinta...
Subhanallah...
Alhamdulillah...
Allahhu Akhbar...


Jihad cinta buatmu Ya Rabb...
Pelihara nadiku untuk sentiasa mengingatiMu...
Pelihara hatiku untuk sentiasa beriman padaMu...

Tuesday, June 15, 2010

Titipan Istimewa Buat Calon Zaujahku..Drpd Adam Utk Hawa

Bismillahirrahmanirrahim...

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasihani
Assolatuwassalam a’la Rasulillah
Selawat dan Salam buat Nabi Muhammad saw, Pembawa Rahmat Seluruh Alam…
Salam sejahtera buat calon zaujahku yang dihijab pertemuan olehNya sehingga detik kita disatukan dengan lafaz ijab bersaksi qabul berwali. Semoga langkahmu tangkas dengan semangat juang Islam. Walau apapun yang kita lakukan, dasarilah ia dengan memohon keredhaanNya supaya setiap langkah itu beroleh keberkatan.

"Ya Allah, gembirakanlah aku dengan redhaMu”

Kukira untaian doa srikandi iman, Sayyidah Nafisah binti Hasan bin Zaid bin Hasan bin Ali bin Abu Thalib ini mampu menyuburkan hatimu dengan Nur KasihNya.

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang.¨ (Ar-Rum: 21)

Telah dikhabarkan bahawa engkau adalah calon yang sekufu untukku, bakal menjadi peneman solehah bersamaku merentas becaknya denai-denai perjuangan Islam ini. InsyaAllah. Kesesuaian ini telah kupohon dalam setiap doaku padaNya, dalam setiap sujudku, dalam setiap ibadah hajat dan istikharahku selama ini.
Tanpa jemu walaupun pertemuan itu masih dirahsiakan. Besar kurniaanNya kepada kita. Hijab itu membolehkan aku dan kau melengkapkan diri masing-masing dengan bekalan agama agar baitul muslim kita nanti tidak suram dengan Nur keimanan yang malap.

Calon zaujahku yang dirahmati,

”Dinikahi seorang wanita itu kerana empat perkara hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah hal keagamaannya, maka beruntunglah kedua-dua tanganmu..”

Bukan harta yang kuperlukan, bukan keturunan yang menjadi keutamaan, bukan
kecantikan yang kuidamkan, tetapi kefasihan agamamu itu yang aku dambakan. Itulah hikmah sekufu yang menjadi asas usrah muslim antara aku, kau dan anak-anak pewaris ketauhidan Islam dalam mengESAkan Allah Yang Satu.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dan lelaki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa–bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi maha Mengenal.” (Al-Hujarat: 13)

Sirah telah membuktikan bahawa seorang Khalifah mulia menjodohkan puteranya dengan seorang gadis penjual susu lantaran iman yang kuat menjadi benteng gadis itu daripada menderhakai Allah. Akhlak indah yang menjadi pakaian gadis suci itu membuatkan hati Khalifah terpaut. Inilah kisah yang ingin aku kongsikan denganmu wahai calon zaujahku.
Pada suatu malam Khalifah Umar Ibnu Khattab sedang membuat tinjauan terhadap rakyat-rakyatnya. Sampailah Umar ra. di sebuah rumah penduduk, ketika itu mereka sedang berbincang tentang sesuatu. Umar mendengar semua perbincangan mereka. Seorang ibu berkata kepada anak perempuannya:“Anakku bangunlah, serta campurkanlah susu itu dengan air.

Puterinya menjawab: Apakah ibu belum mendengar larangan daripada Amirul Mukminin itu?

Ibu itu bertanya lagi:“Apakah larangan Amirul Mukminin itu?”

Puterinya menjelaskan: “Wahai ibu, sesungguhnya Amirul Mukminin melarang umat Islam menjual susu yang dicampurkan dengan air”

Ibu itu berkata lagi: “Cepatlah engkau campurkan susu itu dengan air, tak usahlah kamu takut dengan Saidina Umar, kerana ia tidak melihatnya”

Puterinya menjawab: “Wahai ibuku, memang Umar ra. tidak melihat kita, tetapi Tuhan yang disembah Umar melihat kita. Maafkan saya wahai ibuku, kerana tidak dapat mematuhi permintaanmu. Saya tidak mahu menjadi orang yang munafik mematuhi perintah di hadapan orang ramai, tetapi melanggarnya apabila di belakang mereka.”
Khalifah Umar ra. yang terkenal tegas itu menjadi terharu hatinya. Umar ra. merasa bangga dengan ketaqwaan gadis miskin penjual susu tersebut. Setelah pagi, Saidina Umar memerintahkan puteranya Ashim supaya pergi ke rumah gadis tersebut.

“Wahai anakku, pergilah engkau ke sebuah rumah penduduk, di dalamnya ada gadis penjual susu, jika ia masih sendiri, pinanglah ia. Mudah-mudahan Allah akan memberikan kurnia kepadamu anak yang soleh.”

Ternyata dugaan Saidina Umar ra. itu benar sekali. Ashim menikah dengan wanita yang mulia tersebut dan mendapat seorang anak perempuan yang bernama Ummu Ashim. Kemudian Ummu Ashim berkahwin dengan Abdul Aziz bin Marwan, dan mereka mendapat seorang anak lelaki yang bernama Umar bin Abdul Aziz, yang kemudian menjadi seorang khalifah yang terkenal dan bijaksana.

Jika asas baitul muslim itu kukuh, tidak mustahil ia mampu melahirkan pejuang-pejuang agamaNya yang berpedangkan taqwa dan berperisaikan iman. Di hati mereka bercahaya dengan kasih sayang Ilahi kerana mereka lahir daripada bait penyatuan dua jiwa yang hidup berbumbungkan sunnah berpelitakan al-Quran, berdindingkan wasatiah dan qanaah. Itulah hakikat sebuah baitul muslim.

Calon zaujahku yang telah dijanjikanNya ,

" Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka".(An-Nissa’:34)

Surah yang diberikan kemuliaan buatmu dan insan yang bergelar wanita. Istimewanya dirimu sehinggakan Allah menukilkan pesananNya dalam surah khusus buatmu. Dan itulah janji-janji Allah bahawa seorang wanita yang solehah itulah mutiara syurga buat suaminya walaupun kekayaan duniawi tidak terhampar di kakimu.
Maafkan aku kiranya tiada harta yang mewah, mutiara atau kilauan permata kupersembahkan dalam hidupmu. Tetapi, aku hanya mampu menjanjikan hantaran yang paling berguna untuk kita berdua sepanjang zaman. Itulah panduanNya, Qalamullah. Islam menegaskan agar ku ajar dirimu mengenal Allah, zat yang agung. Itulah kunci kesempurnaan yang hakiki.

Seringkali kau mengeluh, kau hanya insan lemah. Sedarilah bakal isteriku, kelemahanmu itu adalah kekuatan yang dikurniakan Allah buatmu. Dari kelemahan itu, terletaknya rahim yang telah melahirkan seorang Rasul, seorang Nabi, seorang abid dan juga pejuang jihad yang Allah janjikan syurga demi setitis darah mereka.
Ia lahir daripada jerih doamu, penat sabarmu dan lelah tabahmu. Akal setipis rambut, tebalkan dengan ilmu.Hati serapuh kaca,kuatkan dengan iman. Perasaan selembut sutera,hiasilah dengan akhlak.

Bantulah aku dalam mentakrifkan pernikahan ini. Semoga ia menjadi wasilah sebuah pembangunan insaniyyah yang akan menjadi khemah dakwah dan tarbiyyah.

Bakal isteriku yang dirahmati,

Titipan ini sudah sampai ke penghujungnya. Namun, doaku padamu tidak pernah berakhir. Seperti doaku padaNya, moga saf antara aku dan dirimu akan bersama-sama melaluisiratulmustaqim yang lurus menuju jannahNya yang dirindui. InsyaAllah.
Andai ada ingatan darimu, pohonkan dariNya moga aku terus tegak dalam memperjuangkan kalimahNya walau dijengahmehnah lantaran zaman ini adalah pengakhiran sebuah destinasi.. Dunia sudah terlalu tua, ia hanya menanti masa.

Salam buat teman solehahku..

Friday, May 7, 2010

17 KEBAIKAN SUJUD


1.Membetulkan kedudukan buah pinggang yang terkeluar sedikit  daripada tempat asalnya.

2. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh.

3. Melegakan sakit hernia.

4. Mengurangkan sakit sengugut ketika haid.

5. Melegakan paru-paru daripada ketegangan.

6. Mengurangkan kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa.

7. Kedudukan sujud adalah paling baik untuk berehat dan mengimbangkan lingkungan bahagian belakang tubuh.

8. Meringankan bahagian pelvis.

9. Memberi dorongan supaya mudah tidur.

10. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut serta punggung ketika akan sujud dan bangun daripada sujud. Pergerakan otot ini akan menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik secara semulajadi dan ia juga akan memastikan kelancaran perjalanan darah.

11. Bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusukan bayi serta terhindar daripada sakit buah dada.

12. Sujud juga mampu mengurangkan kegemukan.

13. Pergerakan bahagian otot sewaktu sujud juga boleh memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal serta terhindar daripada sakit gelombang perut (convulsions).

14. Organ terpenting iaitu otak kita juga akan menerima banyak bekalan darah dan oksigen.

15. Mengelakkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke otak secara kuat dan mengejut serta terhindar dari penyakit salur darah dsb. 

16. Dari segi psikologi, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan Yang Maha Pencipta sekaligus mengikis sifat sombong, riak, takbur dsb. 

17. Dari sudut perubatan, kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentaliti seseorang. 

Wallahu'alam.